PHP merupakan bahasa wajib programmer web. Menurut wikipedia, PHP
digunakan pada lebih dari 75% web server di seluruh dunia. Di dalam Tutorial Belajar PHP Dasar Untuk Pemula ini saya akan mencoba memberikan tutorial lengkap tentang PHP.
Tutorial Belajar PHP ini cocok untuk pemula yang ingin menguasai PHP,
maupun yang sudah mahir sebagai penyegaran dan bahan referensi. Untuk
belajar PHP, anda dianggap telah mengetahui sedikit tentang HTML. Karena
pada dasarnya PHP digunakan untuk memanipulasi HTML agar bisa tampil dinamis.
Pengetahuan tentang MySQL, CSS dan Javascript
juga akan membantu dalam memahami PHP, walaupun ini bukan hal yang
mutlak. Jika belum menguasai HTML dan CSS, silahkan mempelajarinya pada Tutorial Belajar HTML, dan Tutorial Belajar CSS
Pengertian dan Fungsi PHP dalam Pemrograman Web
Dalam tutorial belajar PHP pertama ini, kita akan membahas tentang pengertian PHP dan apa saja fungsi PHP dalam pemrograman web.
Pengertian PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang
didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan
sebagai bahasa pemrograman umum (wikipedia). PHP di kembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf, dan sekarang dikelola oleh The PHP Group. Situs resmi PHP beralamat di http://www.php.net.
PHP disebut bahasa pemrograman server side karena
PHP diproses pada komputer server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan
bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript yang diproses pada web
browser (client).
Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai
dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam
beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman
web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web
sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang
seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.
Saat ini PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, sebuah kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari singkatan itu sendiri: PHP: Hypertext Preprocessor.
PHP dapat digunakan dengan gratis (free) dan bersifat Open Source. PHP dirilis dalam lisensi PHP License, sedikit berbeda dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang biasa digunakan untuk proyek Open Source.
Kemudahan dan kepopuleran PHP sudah menjadi standar bagi programmer web di seluruh dunia. Menurut wikipedia pada februari 2014, sekitar 82% dari web server di dunia menggunakan PHP. PHP juga menjadi dasar dari aplikasi CMS (Content Management System) populer seperti Joomla, Drupal, dan WordPress.
Dikutip dari situs w3techs.com,
(diakses pada 18 Desember 2014), berikut adalah market share penggunaan
bahasa pemrograman server-side untuk mayoritas website di seluruh dunia
:
Dapat dilihat dari tampilan diatas bahwa mayoritas website modern saat ini menggunakan PHP.
Fungsi PHP Dalam Pemrograman Web
Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa pemrograman
yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya menggunakan
HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal dengan
website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.
Sebagai perbandingan, website dinamis yang bisa dibuat menggunakan
PHP adalah situs web yang bisa menyesuaikan tampilan konten tergantung
situasi. Website dinamis juga bisa menyimpan data ke dalam database,
membuat halaman yang berubah-ubah sesuai input dari user, memproses form, dll.
Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan kedalam dokumen HTML. Karena fitur inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau bahasa pemrograman script.
Sebagai contoh penggunaan PHP, misalkan kita ingin membuat list dari
nomor 1 sampai nomor 10. Dengan menggunakan HTML murni, kita bisa
membuatnya secara manual seperti kode berikut ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
| <!DOCTYPE html><html> <head> <title>Contoh list dengan HTML</title> </head><body><h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2> <ol> <li>Nama Mahasiswa ke-1</li> <li>Nama Mahasiswa ke-2</li> <li>Nama Mahasiswa ke-3</li> <li>Nama Mahasiswa ke-4</li> <li>Nama Mahasiswa ke-5</li> <li>Nama Mahasiswa ke-6</li> <li>Nama Mahasiswa ke-7</li> <li>Nama Mahasiswa ke-8</li> <li>Nama Mahasiswa ke-9</li> <li>Nama Mahasiswa ke-10</li> </ol></body></html> |
Halaman HTML tersebut dapat dibuat dengan mudah dengan cara men-copy-paste tag <li>
sebanyak 10 kali dan mengubah sedikit angka-angka no urut di
belakangnya. Namun jika yang kita inginkan adalah menambahkan list
tersebut menjadi 100 atau 1000 list, cara copy-paste tersebut menjadi tidak efektif.
Jika menggunakan PHP, kita tinggal membuat perulangan for sebanyak 1000 kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
| <!DOCTYPE html><html> <head> <title>Contoh list dengan PHP</title> </head><body><h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2> <ol> <?php for ($i= 1; $i <= 1000; $i++) { echo "<li>Nama Mahasiswa ke-$i</li>"; } ?> </ol</body></html> |
Dengan menggunakan kode baris yang bahkan lebih sedikit, kita dapat
membuat list tersebut menjadi 1000 kali, bahkan 100.000 kali dengan
hanya mengubah sebuah variabel $i.
PHP tidak hanya dapat melakukan pengulangan tersebut, masih
banyak hal lain yang bisa kita lakukan dengan PHP, seperti menginput
data ke database, menghasilkan gambar, menkonversi halaman text menjadi PDF, management cookie dan session, dan hal lainnya yang akan kita pelajari di dalam tutorial belajar PHP di duniailkom.
Dalam tutorial PHP kali ini, kita telah mempelajari pengertian PHP, dan
fungsi PHP dalam pembuatan website. Pada tutorial selanjutnya kita akan
membahas tentang sejarah PHP dan perkembangan versinya, dari awal kemunculannya pada tahun 1994, hingga menjadi salah satu bahasa pemrograman paling populer saat ini.
.gif)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar